Tips Berdamai Dengan Masa Lalu Suami

berdamai dg suamiSemua orang pasti punya masa lalu yang menyenangkan dan tidak semua orang punya kisah hidup yang menyenangkan, begitupun pasangan Anda. Namun jika Anda ternyata termasuk orang yang sulit menerima masa lalu suami, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Jika Anda ingin semakin banyak tahu, masa lalu suami, hal itu malah bisa membuat Anda semakin curiga dan stres sendiri. Mungkin Anda berpikir dengan mengetahui masa lalunya akan lebih baik untuk kelangsungan hubungan di masa depan.
Sayangnya hal tersebut belum tentu benar. Dengan terlalu banyak tahu masa lalunya, Anda bisa jadi sering membuat asumsi, yang seharusnya jangan dilakukan. Anda juga bisa jadi sering ketakutan dan khawatir berlebihan. Jangan sampai juga masa lalunya malah jadi bahan lelucon oleh Anda.

Ketahui saja masa lalu yang penting, selebihnya cobalah mengenal pasangan dalam perjalanan hidup Anda dengannya. Anda dan suami akan sama-sama belajar bagaimana saling memahami sifat dan karakter masing-masing.

Psikolog yang kerap memberikan nasihat tentang percintaan dan populer setelah muncul dalam talk show Oprah Winfrey, Dr. Phil McGraw juga memberikan beberapa nasihatnya untuk Anda yang belum bisa menerima masa lalu pasangan. Berikut beberapa saran dari penulis buku ‘Life Strategies: Doing What Works, Doing What Matters’ itu:

1. Lihat sendiri masa lalu Anda. Apakah Anda berhak untuk memberikan penilaian atas masa lalu pasangan?

2. Kalau memang Anda tidak bisa menerima masa lalu pasangan, itu masalah Anda sendiri. Suami tidak perlu melakukan apapun atas permasalahan tersebut.

3. Cobalah sadari kalau pasangan bukan dilahirkan saat ia mulai berkencan dengan Anda. Tentu dia punya masa lalu dan bisa jadi kehidupannya tak selamanya berjalan mulus.

4. Terimalah pasangan apa adanya, sisi buruk dan baiknya. Jadikan kelebihan dan kekurangannya itu sebagai cara untuk memperkuat ikatan antara Anda dan dirinya.

5. Jangan biarkan perasaan negatif dari hubungan di masa lalu menghantui hidup Anda sekarang dengan pasangan. Perasaan negatif itu bisa mempengaruhi pernikahan Anda dan dirinya.

6. Buat standar baru dalam pernikahan Anda dan suami. Berkomitmenlah pada standar baru yang sudah dibuat itu dan buat rencana ke depan bagaimana hidup Anda dan pasangan.

7. Ingatlah apapun yang Anda lakukan dalam pernikahan, bisa mempengaruhi secara positif atau negatif. Jadi buat apa terus-menerus fokus pada masa lalu.

Posted on April 30, 2013, in artikel and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: